Apa itu SNMPTN dan SBMPTN, serta seperti apa perbedaannya? Mungkin, kamu masih bingung dengan kedua jalur masuk perguruan tinggi ini. Tapi, sebagai siswa SMA, kamu wajib memahami kedua istilah tersebut. SNMPTN dan SBMPTN merupakan istilah jalur seleksi bagi semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Keduanya adalah proses seleksi terpusat, sehingga wajib kamu pelajari jika kamu ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia. Berikut adalah masing-masing penjelasan tentang apa itu SNMPTN dan SBMPTN.

1. Singkatan SNMPTN dan SBMPTN

Sebelum memahami lebih lanjut masing-masing istilah, kamu perlu tahu apa definisi dari SNMPTN dan SBMPTN. Keduanya adalah singkatan, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri disingkat SNMPTN, atau populer dengan jalur undangan.

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan kepanjangan dari SBMPTN. Walaupun perbedaanya terletak pada kata “nasional” serta “bersama, proses seleksinya sudah berbeda dari SNMPTN. Jika ingin daftar SBMPTN, kamu harus ikut UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) sebagai syarat utama.

2. Waktu Seleksi

Mengenai apa itu SNMPTN dan SBMPTN dapat kamu pelajari dari waktu seleksi. Seleksi SNMPTN dibuka pada Januari hingga Februari. Waktu UTBK SBMPTN dibuka mulai Mei hingga Juni.

Artinya, kalau kamu kurang beruntung lulus SNMPTN, kamu bisa mengambil peluang bekerja keras di SBMPTN. Tapi, jika kamu sudah lulus snmptn, kamu nggak perlu lagi ikut UTBK SBMPTN.

3. Proses Seleksi

Masing-masing jalur juga punya proses seleksi berbeda. Untuk jalur SNMPTN pasti akan mengukur pencapaian akademis sesuai nilai rapor pada lima semester paling akhir.

Tidak hanya itu, tetapi juga mempertimbangkan skor Ujian Nasional, jejak alumni, tingkat akreditasi sekolah, serta prestasi akademis siswa. Walaupun ada begitu banyak hal yang harus kamu persiapkan, kamu justru tidak perlu ikut ujian tertulis dengan ambil jalur SNMPTN.

Sementara itu, UTBK SBMPTN membuat kamu harus mengikuti ujian tertulis sebagai proses seleksi. Jadi, tidak perlu melakukan persiapan seperti SNMPTN. Jalur masuk ini membuat kamu harus ikut TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan TPS (Tes Potensi Skolastik), dua ujian dalam satu hari.

Jika kamu memilih jurusan seni ataupun keolahragaan pada SNMPTN atau juga SBMPTN, tetap harus menyertakan portofolio. Syarat ini harus kamu penuhi sesuai jurusan yang kamu pilih.

4. Biaya Pendaftaran

Selanjutnya, perbedaan mengenai SNMPTN dan SBMPTN juga dapat kamu lihat dari berapa biaya yang harus kamu keluarkan. Jika ikut SNMPTN, maka biayanya gratis. Jadi, tidak perlu bayar biaya sama sekali.

Sedangkan mengambil jalur UTBK SBMPTN, kamu harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 200.000 untuk ujian Soshum dan Saintek, sedangkan Rp 300.000 untuk ujian kelompok Campuran.  Bayarnya juga harus ke bank sesuai ketentuan sebelum hari pelaksanaan ujian untuk memperoleh kartu peserta ujian.

Sementara untuk biaya setelah masuk kuliah, untuk biaya kuliah SNMPTN akan ditentukan sesuai dengan tingkatan masing-masing mahasiswa.

5. Peluang

Masing-masing jalur juga punya peluang berbeda, sesuai PTN yang berhubungan. SNMPTN menetapkan kuota pada masing-masing PTN minimal 20% dari jumlah mahasiswa baru yang tersedia.

Jika ikut serta pada jalur SNMPTN, maka ada berbagai persyaratan sesuai akreditasi sekolah. Sekolah terakreditasi A, diizinkan hingga 40% siswa terbaiknya ikut SNMPTN. Sedangkan sekolah terakreditasi B diizinkan hingga 25% siswa terbaiknya ikut SNMPTN.

Sedangkan akreditasi C hanya boleh sebesar 5% peserta terbaiknya yang ikut SNMPTN. Pada SBMPTN, masing-masing PTN harus menyediakan sekitar 40% dari seluruh kuota mahasiswa baru yang tersedia. Seleksi sesuai hasil UTBK serta kriteria lain sesuai ketetapan PTN.

6. Peserta Jalur Masuk

Seluruh siswa kelas 12 SMA sederajat boleh mengikuti SNMPTN dan SBMPTN. Tapi, jalur SNMPTN hanya bagi siswa kelas 12 yang lulus sesuai tahun penyelenggaraan SNMPTN. Jadi, SNMPTN 2022 hanya boleh untuk siswa lulus tahun 2022 saja.

Sedangkan jalur UTBK SBMPTN hanya untuk siswa kelas 12 atau alumni yang sudah lulus maksimal tiga tahun sesudah kelulusan. Jadi, kamu harus bersaing dengan para alumni saat ikut ujian.

Sekarang kamu sudah tahu apa itu SNMPTN dan SBMPTN. Intinya, jangan sia-siakan keduanya sebagai gerbang masuk ke perguruan tinggi negeri. Keduanya juga butuh persiapan matang, tanpa harus panik atau takut dengan seleksi masuk PTN lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *