Beasiswa BPPDN IPB adalah Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri yang bisa menjadi salah satu sumber dana studi bagi mahasiswa program Magister dan program Doktoral di IPB. Beasiswa ini diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kemenristekdikti. Peruntukan beasiswa kepada para dosen tetap yang bekerja dan mengabdi di perguruan tinggi yang berada dalam pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Terselenggaranya jenis beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan mutu tenaga pendidikan melalui dosen-dosen tetap sehingga mampu menciptakan kualitas pendidikan yang memadai di Indonesia.

Persyaratan Umum

  • Beasiswa BPPDN hanya khusus diberikan kepada dosen yang berkarya pada perguruan tinggi dalam lingkungan Kemdiknas. Institut Pertanian Bogor berada dalam daftar ini.
  • Dosen yang dimaksud pada poin nomor 1 adalah:
    • Dosen tetap berstatus PNS yang berkarya pada perguruan tinggi dengan pemerintah sebagai pennyelenggaranya
    • Dosen berstatus PNS yang berkarya pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
    • Dosen tetap dan dosen yang berstatus PNS yang berkarya pada PTN yang sudah memiliki status kelembagaan Badan Hukum Milik Negara (BHMN).
    • Dosen tetap di perguruan tinggi yang sudah sah diangkat baik oleh ketua yayasan atau PTS yang berada dalam lingkungan Kemdiknas.
    • Dosen tetap pada PTS yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Persyaratan pengajuan

Sebelum mengajukan beasiswa BPPDN IPB, perhatikan syarat-syarat berikut:

  • Merupakan tenaga pendidik/dosen yang masuk kategori pada Persyaratan Umum di atas
  • Memperoleh persetujuan dari Rektor/Direktur/Ketua Perguruan Tinggi tempat dimana berkarya. Bagi dosen PTS, persetujuan harus diperoleh dari Kopertis Wilayah dimana PTS tersebut berasal
  • Usia maksimal pendaftar adalah 55 tahun
  • Pendaftar hanya mengajukan kepada 1 perguruan tinggi. Jika kamu memilih mengajukan di IPB maka tidak diperkenankan mengajukan lagi di perguruan tinggi lain
  • Tidak menerima beasiswa lain termasuk BPPDN
  • Beasiswa BPPDN IPB hanya diberikan kepada mahasiswa S2 untuk 2 tahun dan mahasiswa Doktoral untuk 3 tahun
  • Wajib tanda tangan kontrak antara penerima beasiswa dengan perguruan tinggi yang mengirimnya
  • Wajib kembali mengabdi ke perguruan tinggi pengrim (asal) minimal selama 1n + 1 tahun (n=lama penerimaan beasiswa, 2 tahun untuk S2 dan 3 tahun S3)

Komponen Beasiswa BPPDN

Penerima beasiswa BPPDN akan memperoleh bantuan yang meliputi:

Program Magister (S2)

  • Bantuan biaya hidup sekitar 12 juta rupiah
  • Biaya domisili sekitar 3 juta rupiah
  • Biaya penelitian sekitar 4,5 juta rupiah
  • Biaya pendidikan penuh
  • Biaya perjalanan

Program Doktor (S3)

  • Biaya hidup sekitar 12 juta rupiah
  • Biaya domisili sekitar 3 juta rupiah
  • Biaya penelitian sekitar 6 juta rupiah
  • Biaya pendidikan penuh
  • Biaya perjalanan

Beasiswa BPPDN di IPB

IPB termasuk ke dalam Perguruan Tinggi tujuan kuliah bagi penerima beasiswa BPPDN. Untuk bisa melanjutkan kuliah S2 dan S3 di IPB dari pendanaan BPPDN, seorang pelamar wajib masuk kategori dosen atau tenaga pendidik yang telah disebutkan di atas. Beasiswa BPPDN di IPB bisa didaftar baik oleh dosen pendidik yang bekerja di IPB maupun oleh dosen-dosen dari perguruan tinggi lain sesuai persyaratan.

Untuk diketahui, persyaratan-persyaratan di atas merupakan persyaratan wajib yang ditentukan oleh kemeristekdikti sebagai penyelenggara beasiswa dan berlaku untuk semua perguruan tinggi termasuk IPB.  Jadi persyaratan di atas bukan dikeluarkan oleh pihak IPB. Maka dari itu, untuk informasi lebih lanjut mengenai hal-hal terkait beasiswa BPPDN bisa kamu lihat di laman resmi penyelenggara beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *