Agar bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihan, kamu harus mencari cara agar dapat lulus SNMPTN dengan lebih mudah.

SNMPTN merupakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Jalur masuk undangan tersebut dapat kamu lakukan dengan mengisi PDSS, verifikasi, hingga pendaftaran. Panitia akan melakukan seleksi melalui sistem pemeringkatan. Pelajari cara agar lulus SNMPTN supaya kamu bisa kuliah pada universitas favorit.

1. Pahami Regulasi SNMPTN

Kamu mungkin pernah beranggapan bahwa nilai rapor itu bukan segalanya. Padahal, nilai rapor sangat mempengaruhi tingkat kelulusan SNMPTN. Siswa yang mendapatkan nilai rapor bagus, artinya adalah stabil atau meningkat setiap semesternya.

Kalau kamu masih duduk di kelas 10 SMA, kamu harus mampu mengumpulkan nilai stabil dari semester 1 hingga semester 5 (kelas 12 semester 1). Namun jika sudah kelas 12 SMA dengan nilai pas-pasan, kamu bisa kejar poin supaya lulus SNMPTN dengan piagam prestasi dan sertifikat kegiatan.

Untuk mendaftar, pastikan aktif ke BK, minta bantuan guru BK atau Kepala Sekolah untuk input nilai rapor ke Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS). Jangan sampai ada kekeliruan input nilai agar tidak dinyatakan gugur.

Sertifikat dan piagam penghargaan juga mempengaruhi. Panitia SNMPTN juga meneliti keaktifan pelajar dalam kegiatan, yaitu dari sertifikat juga piagam penghargaan.

Syarat lainnya yaitu alumni. Jika ada alumni yang memperoleh cap buruk pada jurusan tersebut, bisa jadi akan mempengaruhi nasib kamu untuk diterima di PTN yang sama. Hal ini disebut sistem skorsing. Sekolah SMA yang memiliki alumni yang sudah diterima di PTN tapi justru tidak berprestasi bisa membuat PTN memblokir sekolah SMA tersebut.

2. Pilih PTN dan Jurusan

Pertimbangkan secara matang PTN dan jurusan yang tepat. Pelajari masing-masing PTN, baca informasi universitas pada website masing-masing. Pelajari tentang jurusan dan perkuliahan.

Banyak orang mengabaikan jurusan, padahal itu menjadi bagian dari cara lulus SNMPTN. Sistem undangan punya persaingan ketat, bahkan dengan teman sekelas sendiri.

Tidak hanya jurusan apa yang kamu minati, tapi perhatikan jumlah peminat dan kuota yang tersedia pada jurusan itu. Hal ini penting karena mempengaruhi peluang, potensi besar atau kecilnya kamu akan diterima pada PTN dan jurusan tersebut.

Sebaiknya, pilih jurusan lebih sedikit di sekolah kamu, supaya potensi lulus SNMPTN lebih besar.

3. Pilih jurusan sedikit peminat

Minta tolong sekolah untuk melihat data, jurusan atau program studi mana yang tidak sering dipilih oleh teman. Pilih jurusan tersebut, sehingga kemungkinan lulus SNMPTN lebih besar. Persentase kelulusan juga sesuai dari akreditasi sekolah.

Jika sekolah kamu sekarang ini terakreditasi A, Persentase jumlah siswa bisa diterima saat ikut SNMPTN adalah 75%. Seluruhnya dipilih sesuai kuota masing-masing jurusan. Intinya, pilih jurusan sepi peminat tapi punya prospek baik untuk masa depan.

4. Jangan latah

Saat daftar SNMPTN, banyak siswa memilih perguruan tinggi terfavorit. Sehingga, hal ini bikin kamu jadi saingan dengan teman akrab sendiri. Semakin banyak pesaingnya, semakin kecil pula peluang untuk bisa lulus SNMPTN.

Jadi, cara agar lulus SNMPTN adalah dengan pilih kampus sepi peminat atau PTN dengan sedikit pendaftar.

5. Passing grade jurusan rendah

Apa itu passing grade? Setiap jurusan punya rata-rata standar, tergantung pilihan jurusan yang kamu pilih serta PTNnya. Contoh, ketika kamu pilih PTN UGM jurusan Kedokteran, pasti standar kelulusan lebih besar daripada PTN lainnya.

Jadi, pastikan kamu pilih passing grade dengan jurusan rendah supaya lebih mudah lulus SNMPTN.

Sekarang, kamu sudah tahu bagaimana cara agar lulus SNMPTN lebih mudah dengan semua strategi tersebut. Gunakan rapor kamu untuk cari tahu pada mata pelajaran mana kamu punya nilai tinggi. Misalnya, jika nilai kimia selalu meningkat, pilih jurusan serumpun kimia, seperti Farmasi, Analis Kimia, dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *