Banyak pelajar yang mengidamkan beasiswa agar bisa berkuliah di universitas impian, baik di luar maupun dalam negeri. Agar pendaftaran beasiswa berjalan lancar, kamu perlu mengetahui cara mengajukan beasiswa kuliah yang benar.

Pendaftaran beasiswa kuliah biasanya dilakukan dengan dua cara, yakni online maupun offline. Pendaftaran ini akan sangat bergantung dari penyedia beasiswa tersebut. Beberapa pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online, beberapa pendaftaran lainnya masih dilakukan secara offline atau kombinasi keduanya.

Dalam melakukan pendaftaran beasiswa kuliah secara online dan offline, ada beberapa cara yang perlu kamu lakukan.

Pendaftaran Beasiswa Melalui Online

Penyedia beasiswa biasanya memiliki situs resmi di mana para pelamar dapat mengirimkan aplikasi beasiswa mereka. Kamu bisa mengirimkannya formulir pendaftaran secara online, atau juga membuat akun terlebih dahulu, kemudian mengisi formulir yang ada di situs tersebut.  

Salah satu penyedia beasiswa yang menerapkan pendaftaran secara online adalah LPDP. Jika ingin melamar di beasiswa ini, kamu perlu menyiapkan dokumen aplikasi dalam bentuk soft copy dengan format PDF atau Word.

Dokumen inilah yang nantinya akan dilampirkan di sistem online dalam website penyedia beasiswa, kemudian kamu tinggal mengirimkan dokumen tersebut.

Kamu harus memiliki koneksi internat yang baik. Ketika mengunggah dokumen yang dibutuhkan, koneksi internet kamu tidak boleh terputus karena proses pengiriman bisa saja gagal.

Kamu juga perlu memperhatikan ukuran dokumen tersebut. Beberapa situs memberikan batasan ukuran dokumen yang akan diunggah. Jika demikian, kamu tidak boleh mengirimkan dokumen di atas ukuran yang telah ditetapkan.

Pendaftaran Beasiswa Secara Offline

Jika kamu memiliki cukup waktu untuk mengantarkan formulir aplikasi secara langsung, maka kamu bisa mendaftarkan diri secara offline.

Kamu cukup mempersiapkan dokumen fisik (hard copy), lalu mengirimkannya ke alamat yang telah ditentukan. Beberapa penyedia beasiswa menerima pendaftaran yang dikirimkan melalui pos, beberapa lainnya memperbolehkan pengiriman melalui kurir atau secara langsung.

Jika kamu memilih cara mengajukan beasiswa kuliah secara offline, maka kamu harus mengirimkannya secepat mungkin atau sejak jauh hari dari deadline pendaftaran. Sebab, kamu perlu memperhitungkan lamanya pengiriman dan proses penilaian oleh penyedia beasiswa.

Pilih Cara Pengajuan Beasiswa yang Sesuai

Dari dua acara di atas, kamu bisa memilih cara yang paling mudah untukmu. Namun, semuanya kembali lagi pada ketentuan dan persyaratan penyedia beasiswa. Jika mereka mengharuskan pendaftaran melalui online saja, maka kamu harus melakukan sesuai ketentuan.

Namun, jika penyedia beasiswa menawarkan dua cara pendaftaran yang berbeda, maka kamu bisa memilih cara mengajukan beasiswa kuliah yang paling mudah untukmu. Penting untuk selalu memperhatikan berbagai persyaratan dan ketentuan yang berlaku, agar formulir pendaftaran kamu bisa dinilai oleh penyedia jasa beasiswa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *