Ada tiga tahap cara mengikuti SNMPTN; Tahap pertama mengisi PDSS yang dilakukan oleh sekolah kamu dan harus kamu verifikasi, tahap pemeringkatan, dan selanjutnya kamu bisa mengikuti tahap pendaftaran SNMPTN.

LTMPT merupakan lembaga yang melaksanakan proses seleksi masuk ke PTN, melalui pengawasan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) Pengisian PDSS juga tidak boleh sembarangan, karena sekolah wajib punya akun LPMPT terlebih dahulu.

Isi Dan Verifikasi PDSS

PDSS merupakan Pangkalan Data Sekolah dan Siswa, sebuah sistem informasi berisikan seluruh nilai rapor siswa. Data tersebut sangat penting karena merupakan syarat mutlak pendaftaran dan seleksi SNMPTN.

Berikut adalah tahap pengisian PDSS serta tahap verifikasinya:

  • Kepala Sekolah atau perwakilan yang sudah memperoleh mandat dari Kepala Sekolah mengisi data PDSS, tentang sekolah dan siswa secara online.
  • Kepala Sekolah atau perwakilan yang sudah memperoleh mandat dari kepala sekolah memperoleh password untuk verifikasi dilakukan oleh siswa.
  • Siswa melakukan verifikasi data nilai rapor yang sudah diisi oleh Kepala Sekolah atau perwakilan yang sudah memperoleh mandat dari kepala sekolah. Verifikasi tersebut dengan menggunakan password dan NISN.
  • Jika siswa tidak melakukan verifikasi nilai rapor yang telah diisi oleh Kepala Sekolah atau perwakilan yang sudah mendapatkan mandat dari Kepala Sekolah, maka data dianggap benar. Sehingga, data tidak bisa diubah pada waktu verifikasi final.

Tahap Pemeringkatan & Pendaftaran

Panitia berhak sesuai sistem, membuat pemeringkatan siswa sesuai nilai mata pelajaran pada rapor dari semester satu hingga semester lima. Jika kamu telah memenuhi syarat, mempunyai prestasi akademik, dan merupakan siswa unggul pada  pemeringkatan tersebut, maka berhak mendaftar SNMPTN.

Gunakan NISN dan password sebagai cara mengikuti SNMPTN dan lakukan pendaftaran pada laman resmi SNMPTN. Login untuk memulai, dan lanjutkan mengisi biodata, serta pertanyaan lainnya pada kolom pendaftaran. Kamu wajib mengisi PTN pilihan, program jurusan, upload passfoto atau dokumen prestasi sesuai tercantum.

Bagian wajib dalam pengisian adalah kolom penghasilan orang tua. Tersedia range pilihan berapa penghasilan orang tua serta berapa jumlah tanggungannya. Kamu juga wajib memperhatikan pilihan PTN pada daftar kolom yang tersedia sekaligus pilihan jurusan.

Kamu berhak memilih dua jurusan pada satu PTN, atau dua PTN. Jika pilih dua jurusan, maka salah satunya harus berada pada PTN yang satu provinsi dengan sekolah SMA asal. Jika hanya pilih satu jurusan saja, pilih PTN atau Politeknik Negeri pada provinsi favorit di Indonesia.

Jangan lupa untuk membaca serta memperhatikan seluruh ketentuan pada masing-masing PTN yang kamu pilih. Jika memilih jurusan seni dan keolahragaan, maka kamu harus menambahkan syarat portofolio atau dokumen bukti kemampuan skill yang telah disahkan oleh sekolah melalui kepala sekolah. Ikuti pedoman yang ada agar sesuai regulasi dari panitia.

Hal Penting Lainnya

LTMPT menyarankan supaya seluruh pendaftar menggunakan komputer atau laptop saat pendaftaran. Cara ini penting supaya dapat mencegah kesalahan input data. Selain itu, cara mengikuti SNMPTN di atas sebaiknya dilakukan pada lokasi dengan kondisi jaringan stabil.

Ketika mengikuti pendaftaran SNMPTN, sebaiknya hindari lintas minat, karena ini dapat mempengaruhi peluang lulus SNMPTN pada PTN yang kamu plilih.

Terakhir, lakukan finalisasi pada seluruh data SNMPTN yang sudah kamu masukkan, jika sudah yakin seluruh isian telah kamu lengkapi secara tepat. Ketika sudah tahap finalisasi, seluruh data tidak dapat kamu ubah kembali. Proses ini juga tidak dapat kamu batalkan.

Sekarang, kamu sudah tahu bagaimana cara ikut SNMPTN secara online. Selanjutnya, kamu harus download kartu registrasi untuk mendaftar SNMPTN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *