Bidang Chemistry – Environmental Science menggabungkan studi dari fisika, kimia dan proses biologi yang mengambil peran di bumi. Sebagai mahasiswa di jurusan ini, kamu akan memahami hubungan yang cukup kompleks antara manusia dan lingkungannya.

Bidang ilmu ini bertujuan untuk lebih menghargai dan dapat menjelajahi bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan mereka. Secara sederhana, apa yang dilakukan manusia di bumi akan memiliki pengaruh terhadap lingkungan mereka.

Mengenal Chemistry – Environmental Science

Jurusan Chemistry dalam Environmental Science dirancang khusus untuk para mahasiswa yang tertarik dengan perspektif ilmiah mengenai masalah lingkungan dan untuk mereka yang mencari pelatihan inti untuk mempelajari struktur, property dan reaksi dari unsur kimia dan senyawa yang mereka bentuk.

Meski tergolong bidang ilmu yang masih baru, nyata Environmental Science telah menjadi bidang ilmu yang menghasilkan lulusan yang ahli di bidangnya.

Pekerjaan lapangan menjadi kunci dari pembelajaran Environmental Science. Seberapa jauh kamu mempelajari pekerjaan lapangan tergantung dari minat studi yang kamu ambil.

Kamu bisa saja diharuskan untuk pergi ke negara yang berbeda untuk memplajari habitat dan iklim di negara-negara tertentu. Atau kamu bisa saja diharuskan untuk fokus pada ekosistem tertentu dan jumlah yang signifikan yang ada dalam satu lokasi.

Apa Saja yang Dipelajari?

Elemen utama yang biasanya diajarkan dalam kebanyakan kelas di jurusan ini mencakup Atmospheric Sciences, Ecology, Environmental Chemistry dan Geosciences.

Ada banyak subjek interdisipliner yang akan dipelajari di sini untuk mengkombinasikan kemampuan dan pengetahuan dari berbagai bidang. Kamu bisa saja diharuskan untuk mengeksplorasi berbagai aspek, seperti Biology, Chemistry, Physics, Geography, Earth and Marine Science dan Social Sciences.

Tujuannya adalah untuk mengkombinasikan banyak perspektif dan sumber data untuk membangun pemahaman tentang alam dan lingkungan manusia.

Mengapa Environmental Science?

Bidang ilmu yang satu ini akan membantu kamu mengembangkan kemampuan yang dapat digunakan di berbagai bidang.

Environmental Science juga menawarkan kesempatan untuk mempelajari berbagai cabang ilmu dan mengambil bagian dalam laboratorium serta pekerjaan lapangan sehingga kamu akan melakukan banyak praktik yang nantinya akan lebih digunakan di dunia kerja.

Jika kamu tertarik untuk bekerja di bidang terkait atau bahkan meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maka jurusan ini menjadi pilihan yang sangat tepat.

Perkuliahan

Selain pekerjaan lapangan, praktik di dalam laboratorium juga menjadi elemen utama dalam bidang ini. Sebagai bagian dalam gelar, kamu akan belajar bagaimana menganalisa sampel yang berbeda dan menafsirkan hasilnya.

Disarankan juga untuk mengambil penempatan kerja atau melakukan magang untuk melengkapi gelar kamu. Mengapa demikian? Sebab, bidang ini sangat kompetitif dan adanya pengalaman kerja akan meningkatkan nilai kamu di mata para pencari kerja nantinya.

Prospek Kerja dan Karir

Perkembangan di sektor ini cukup tinggi dan ada jenis karir yang bisa dipilih, seperti Environmental Engineer atau Scientist.

Para lulusan baru kemungkinan akan bergabung dengan perusahaan dalam peran yang lebih junior untuk dilatih, karena banyak karir memiliki persyaratan pengetahuan dan keterampilan yang sangat spesifik.

Beberapa jenis pekerjaan yang bisa diisi oleh para lulusan Environmental Science seperti misalnya bekerja di organisasi termasuk agensi perlindungan lingkungan, institusi penelitian, perusahaan swasta dan firma konsultan.

Kesimpulan

Environmental Science menggabungkan studi tentang proses fisik, kimia dan biologi yang terjadi di bumi, serta proses sosial, politik dan budaya yang berdampak pada planet. Sebagai mahasiswa di jurusan ini, kamu akan berusaha untuk memahami hubungan kompleks antara umat manusia dan lingkungan, dengan memanfaatkan beragam disiplin ilmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *