Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi teratas dalam negeri banyak mendapat perhatian banyak pihak baik pemerintah maupun swasta dalam hal beasiswa. Produk terdidik dari ITB masih menjadi salah satu tulang punggung dalam pembangunan SDM sehingga pemerintah terus mendorong keberlanjutan kegiatan pendidikan di tempat ini.

Banyak perusahaan yang menginginkan lulusan ITB bekerja pada mereka, maka sebagai bentuk dukungan banyak pula beasiswa swasta yang bisa diterima oleh mahasiswa. Berikut adalah beberapa beasiswa S1 di ITB yang masih aktif dan bisa diterima mahasiswa dari tahun ke tahun.

1. KIP Kuliah

KIP Kuliah atau Kartu Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan yang berasal dari pemerintah melalui Program Indonesia Pintar bagi siswa kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jenis beasiswa memiliki syarat prestasi dari calon mahasiswa dan bisa digunakan untuk kuliah baik di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Pada tahun 2021, dari laman resmi KIP Kuliah, menyatakan bahwa pemerintah akan kembali memberikan bantuan kepada 200 ribu calon mahasiswa baru untuk semua perguruan tinggi dalam negeri termasuk ITB. Calon mahasiswa baru ITB yang menerima KIP Kuliah bisa menggunakannya untuk membantu pembiayaan kuliah sesuai persyaratan yang berlaku.

2. Beasiswa CIMB ASEAN.

CIMB ASEAN Scholarship merupakan program beasiswa baik bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa yang sedang kuliah. Program ini berlaku untuk beberapa negara di wilayah ASEAN sehinggga tidak hanya mahasiswa dan calon mahasiswa dalam negeri saja yang boleh mendaftar. ITB sendiri beekerja sama dengan program beasiswa ini yang tentu saja sangat berguna untuk mahasiswa dan calon mahasiswa.

3. Beasiswa sarjana muamalat.

Bank Muamalat memiliki program beasiswa bagi mahasiswa dari golongan dhuafa dan bisa menjadi pilihan beasiswa S1 di ITB. Beasiswa ini membiayai SPP, uang saku dan uang pembinaan khusus untuk mahasiswa yang berada di semester 5 hingga semester 8. Beasiswa akan diberikan selama 2 tahun dengan total mencapai 5 juta rupiah. Mahasiswa muslim berprestasi tetapi kurang mampu secara finansial akan sangat terbantu dengan mendaftarkan diri pada beasiswa sarjana Muamalat dengan persyaratan minimal IPK 3,00 dan memiliki prestasi yang cukup.

4. Beasiswa Baktinusa.

Selain beasiswa dari bank Muamalat, masih ada lagi beasiswa khusus mahasiswa muslim dengan masalah finansial. Beasiswa Baktinusa memberikan pendanaan kepada mahasiswa sebesar 1 juta rupiah perbulan dalam kurun waktu 6 bulan. Saat menerima beasiswa, mahasiswa bersangkutan mendapat pula beberapa program kepemimpinan, seminar, dan coaching untuk menumbuhkan kemampuan kepemimpinan dan berorganisasi.

5. Beasiswa Tokopedia.

Tokopedia turut memberikan partisipasinya terhadap pemerataan dan perbaikan ekonomi yang satu bentuknya adalahnya berupa beasiswa kepada mahasiswa. ITB menjadi salah satu perguruan tinggi yang terdaftar dalam pendanaan beasiswa tokopedia bagi mahasiswa S1. Pendanaan yang datang dari beasiswa ini berupa uang perkuliahan selama 2 semester, uang buku sebesar 1 juta per semester, uang saku sebesar 3 juta per bulan. Syarat untuk mendapatkan beasiswa ini di antaranya  berupa prestasi akademik dan non akademik, nilai IPK paling renda 3.30, memiliki pasion terhadap perkembangan teknologi serta dunia bisnis digital, dan lebih mengutamakan mahasiswa jurusan teknik dan data.

6. Beasiswa YBM BRI

Ini juga merupakan beasiswa bagi mahasiswa S1 muslim sehingga disebut juga sebagai beasiswa Kader Surau. Tujuan beasiswa ini untuk menunjang perkuliahan mahasiswa muslim yang terkendala masalah finansial. Pendanaan beasiswa YBM BRI meliputi biaya perkuliahan dan biaya tunjangan hidup. Karena tidak menuntuk persyaratan akademis, maka mahasiswa S1 dengan IPK minimal 2.80 dari prodi sain dan teknik bisa mengajukannya.

7. Beasiswa VDMS

Program beasiswa VDMS berlaku bagi mahasiswa D3 dan mahasiswa S1 dari 34 perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama. ITB masuk dalam daftar tersebut. Bantuan pendanaan diberikan selama 3 tahun bagi mahasiswa S1 dan selama dua tahun bagi mahasiswa D3. Persyaratan akademis mencakup nilai IPK harus di atas 3,00. Pembiayaan dari VDMS sebesar 650 ribu per bulan selama masa aktif beasiswa. Selain menerima beasiswa, mahasiswa  bersangkutan juga mendapat program latihan capacity bulding. Ini cukup menarik sebagai bentuk beasiswa S1 di ITB.

8. Beasiswa Mizan

Mizan turut serta dalam membina peserta didik melalui pembiayaan beasiswa prestasinya. Jenis beasiswa ini berlaku hanya bagi mahasiswa S1, S2 dan S3 yang sedanng dalam tahap penyelesaian tugas akhir. Persyaratan bagi mahasiswa tahap akhir adalah dengan mengirimkan proposal skripsi (bagi mahasiswa S1) kepada Mizan untuk menilainya. Mizan akan memilih kandidat dengan ide-ide terbaik untuk mendapatkan bantuan pendanaan.

9. Beasiswa Djarum Plus.

Beasiswa S1 di ITB lainnya adalah dari Djarum Plus. Beasiswa ini bagi mahasiswa D4 dan S1 yang berprestasi dengan bantuan berupa uang tunai sebesar 1 juta rupiah per bulan selama 12 bulan atau 1 tahun.

10. Beasiswa Karya Salemba Empat.

Program beasiswa KSE berlaku bagi mahasiswa S1 yang telah menempuh kuliah minimal semester 2 dengan bantuan dana sebesar 750 ribu rupiah per bulan dalam setahun. Seorang mahahsiswa yang menerima beasiswa ini juga akan mendapat program pembinaan seperti seminar, coaching dan workshop.

Meskipun masih ada beberapa beasiswa yang belum tercantum, 10 jenis beasiswa di atas sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir baik di ITB maupun Perguruan Tinggi lainnya. Bagi mahasiswa ITB, anda harus mencari tahu lebih rinci mengenai prasyarat penerimaan beasiswa S1 di ITB sehingga tidak mengalami kesalahan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *