Hampir semua universitas memiliki jurusan Finance and Accounting. Kedua bidang ini juga bukan lagi jurusan yang baru dan asing di telinga banyak orang. Bidang-bidang ini adalah salah satu jurusan populer yang hingga kini masih diminati banyak pelajar.

Meski kebanyakan orang beranggapan bahwa kedua bidang ini adalah sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Meski pada dasarnya, kedua bidang ini berhubungan dengan keuangan perusahaan dan bagaimana prospek keuangan perusahaan di masa mendatang.

Mengenal jurusan Finance and Accounting

Jika diterjemahkan, Finance sendiri adalah keuangan dan Accounting adalah Akuntansi. Keduanya berbeda meski sering dianggap sama oleh sebagian orang. Tugas Finance di sini adalah mengelola dan mengatur keuangan perusahaan dan merencanakan masa depan keuangan perusahaan.

Sedangkan tugas Accounting sendiri adalah Memproses dan mencatat transaski dari bisnis berupa neraca, laporan Laba Rugi, laporan arus kas, jurnal dan lain sebagainya. Tidak lupa juga melakukan verifikasi atau otorisasi ke bagian yang terkait dan pelaporan pajak perusahaan.

Apa saja yang dipelajari?

Dalam jurusan Finance kamu akan mempelajari tentang cara mengelola dana perusahaan agar mencapai kesuksesan tertinggi. Finance juga mengatur strategi keuangan untuk pengeluaran dan investasi. Serta mempelajari nilai mata uang karena akan berubah seiring waktu.

Finance biasanya mempelajari beberapa bidang, seperti Instrumen Keuangan, Saham, Obligasi, Analisis Resiko, Penganggaran Modal, Leverage, Manajemen Modal Kerja dan sebagainya.

Sedangkan, Accounting melibatkan pencatatan dari semua transaksi yang terjadi untuk melacak aset dan kewajiban sebuah perusahaan. Accounting mempelajari bidang-bidang akuntansi seperti audit, pelaporan, penganggaran dan peraturan pajak, laporan Laba Rugi, neraca dan laporan arus kas.

Mengapa Finance and Accounting?

Hampir semua perusahaan membutuhkan posisi Finance and Accounting. Kedua jurusan ini memberikan peluang kerja yang cukup banyak di berbagai perusahaan lokal maupun internasional. Bahkan, perusahaan skala kecil akan membutuhkan posisi ini untuk mengatur keuangan mereka.

Finance akan membantu Menyusun strategi keuangan perusahaan di masa depan. Seseorang yang bekerja di posisi Finance akan menganalisis investasi dan pilihan terbaik yang akan membawa kesuksesan.

Accounting sendiri akan membantu bisnis memahami posisi keuangan saat ini. Laporan keuangan yang dibuat didasarkan pada uang yang diterima dan hilang selama periode yang ditentukan. Seseorang yang bekerja di bidang ini akan mengurus pajak, pengelolaan dan pelaporan pajak perusahaan.

Dilihat dari tugasnya, Finance and Accounting membutuhkan orang-orang yang ahli dan telah belajar dasar-dasar ilmu sebelumnya. Posisi ini akan dibutuhkan di hampir semua bidang bisnis yang sedang berjalan. Bahkan, jenjang karir di dua posisi ini dianggap cukup menjanjikan.

Perkuliahan

Finance mempelari tentang ilmu perbankan secara lengkap, mulai dari sejarah perbankan di dunia hingga masuk ke Indonesia, tentang seluruh lembaga keuangan yang ada di Indonesia dan dunia, serta mempelajari perbankan konvensional dan Syariah.

Sedangkan Accounting sendiri mempelajari laporan keuangan. Mulai dari bagiaman membuat laporan keuangan yang sesuai standar masing-masing perusahaan, melakukan analisis laporan keuangan, menilai kelayakan usaha lewat laporan keuangan hingga prospek keuangan perusahaan.

Prospek Kerja dan Karir

Lulus dari jurusan Finance akan memberikan kesempatan di beberapa bidang pekerjaan, seperti misalnya Corporate Finance, Commercial Banking, Investment Banking, Hedge Funds, Financial Planning, Insurance, Public Accounting, dan beberapa bidang lainnya.

Sedangkan para lulusan dari Accounting dapat meniti karir di beberapa bidang lain, seperti Account Officer, Akuntan, Bagian Personalia, Konsultan Pajak, Pegawai Asuransi, Dosen, Bagian Keuangan, Auditor dan masih banyak lagi.

Kesimpulan

Hampir semua perusahaan membutuhkan bagian Finance and Accounting untuk mengatur keuangan perusahaan. Dengan begitu, aset yang dimiliki perusahaan akan tetap utuh dan prospek keuangan perusahaan ke depannya dapat diatur sedemikian rupa.

Strategi-strategi keuangan dan pencatatan yang dilakukan oleh kedua bidang ini akan sangat penting dalam arus keuangan perusahaan.

Meski sering dianggap sama, kedua jurusan ini sangat berbeda jika dilihat dari tugas, dan tujuan pekerjaannya. Jadi, akan sangat penting untuk mengenal kedua jurusan ini secara lebih mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *