Beasiswa kuliah di Indonesia, terutama untuk bisa kuliah di universitas Negeri tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Dengan biaya terjangkau, perguruan tinggi negeri jadi primadona, apalagi tersedia berbagai jenis beasiswa.

Dengan jumlahnya yang tak hanya satu, kamu sebaiknya mengetahui terlebih dahulu apa saja daftar serta syarat guna memperoleh beasiswa yang kamu inginkan di salah satu Universitas negeri favorit di Indonesia.

Beasiswa Bidikmisi

Apa itu beasiswa bidikmisi? Adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah untuk lulusan SMA atau sederajat yang memiliki nilai akademik baik. Namun, beasiswa ini hanya diberikan bagi calon mahasiswa yang memiliki masalah finansial.

Untuk memperoleh beasiswa tersebut, kamu harus melamar di perguruan tinggi, dan dinyatakan diterima. Kamu juga harus mengikuti perkuliahan aktif selama 8 semester untuk Diploma IV dan S1, serta 6 semester untuk Diploma III.

Menggunakan beasiswa Bidikmisi tersebut akan membantu menyelesaikan masalah biaya pendidikan kuliah secara gratis.

Kamu juga akan memperoleh uang saku hingga Rp. 600.000 setiap enam bulan sekali. Tentu saja, ada berbagai syarat yang harus dipenuhi mulai dari usia, pendidikan orang tua, potensi akademik, dan lainnya.

Untuk itu, ketika kamu mencari informasi tentang program Bidikmisi, pastikan mempersiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan jauh-jauh hari, agar lebih mudah melamar beasiswa sebelum batas akhir.

PPA

Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik atau PPA sangat berbeda dengan Bidikmisi. Beasiswa tersebut bisa kamu peroleh setelah resmi diterima sebagai mahasiswa, dan telah mengikuti perkuliahan hingga semester 2 untuk mengajukan beasiswa tersebut.

PPA adalah bentuk beasiswa untuk bantuan bayar kuliah dari Kemendikbud bagi mahasiswa D3, D4, serta S1. Masa perkuliahan yang harus sudah kamu tempuh adalah semester 2. Mahasiswa yang lulus seleksi adalah mahasiswa berprestasi, dengan nilai IPK sesuai syarat akademik.

Untuk memperoleh beasiswa ini, kamu harus memiliki IPK meningkat atau stabil per semester. Hal tersebut karena terdapat kuota per universitas. Pastikan IPK di atas 3.00 agar tetap kompetitif dan dapat masuk dalam daftar penerima beasiswa.

Syarat prestasi non-akademik juga harus kamu perhatikan, seperti aktif dalam organisasi kampus. Kamu juga punya kesempatan memperoleh beasiswa kuliah di Indonesia dari kampus jika kamu aktif ikut lomba. Contohnya, lomba debat mahasiswa, lomba karya tulis, atau lainnya.

Jadi, untuk mahasiswa berprestasi, beasiswa jenis ini dapat kamu manfaatkan untuk membantu biaya kuliah lebih ringan.

Beasiswa Atlet

Berbeda dengan beasiswa sebelumnya, beasiswa atlet begitu spesifik, yaitu hanya bagi mahasiswa yang memiliki prestasi olahraga dan mengambil program studi keolahragaan. Sehingga, beasiswa ini tidak membutuhkan IPK sebagai syarat, namun dari berapa banyak medali serta jenis medali yang sudah berhasil kamu peroleh.

Selain itu, beasiswa ini hanya tersedia bagi kampus LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan)  atau disebut dengan IKIP. Terdapat 12 kampus LPTK di Indonesia hingga saat ini. Dengan batas kuota 20 beasiswa per kampus, maka terdapat 240 mahasiswa penerima beasiswa dari program studi Keolahragaan.

Dengan memperoleh beasiswa ini, maka kamu tidak perlu lagi memikirkan biaya kuliah. Seluruh biaya sudah ditanggung pemerintah, sehingga kamu dapat fokus mengejar prestasi. Prestasi setelah kuliah nanti dapat kamu manfaatkan untuk memperbaiki karir tentunya.

Sekarang, kamu sudah tahu apa saja beasiswa kuliah di Indonesia dan di berbagai kampus favorit yang kamu pilih. Tentu saja, kamu butuh komitmen tinggi agar menjadi salah satu mahasiswa yang dipilih untuk memperoleh beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *