Beasiswa kuliah di Amerika menjadi impian mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah, tinggal, dan memiliki pengalaman belajar di negara tersebut. Amerika sampai saat ini masih dianggap sebagai pusat perhatian negara di dunia. Tidak hanya iklim, tapi juga sosial budaya, penduduk, perekonomian, serta kualitas pendidikannya yang sangat menarik.

Dengan biaya kuliah dan biaya hidup yang sangat tinggi, banyak mahasiswa yang merasa kurang percaya diri untuk bisa kuliah di Amerika. Itulah mengapa, satu-satunya cara logis untuk mewujudkan impian adalah mencari beasiswa.

Beasiswa Kuliah di Amerika dari Pemerintah

Pemerintah Amerika dan Indonesia sendiri telah menjalin kerjasama. Indonesia memiliki lembaga AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation) yang sudah berdiri sejak 1992. AMINEF bertugas untuk mengkoordinasi beasiswa Fulbright, program beasiswa populer untuk mahasiswa agar dapat kuliah di Amerika.

Dari program tersebut, AMINEF menyediakan hingga 130 beasiswa per tahun bagi pelajar Indonesia, mulai dari beasiswa kuliah, beasiswa riset dalam berbagai cabang ilmu, dan lainnya.

Mahasiwa yang mendapatkan beasiswa tersebut akan memiliki kesempatan tinggal di Amerika Serikat tanpa khawatir dengan biaya hidup. Tiket pesawat, tempat tinggal, biaya kuliah, biaya hidup, dan uang saku sudah ditanggung oleh pemerintah. Bahkan, biaya untuk tes GRE dan TOEFL juga sudah ditanggung.

Ketika sudah selesai kuliah, kamu harus segera pulang dan tidak memiliki izin untuk tinggal walau sementara di Amerika. Termasuk, untuk bekerja atau pindah kewarganegaraan.

Karena fasilitas yang terjamin, maka banyak sekali pelajar yang mengambil beasiswa tersebut, sehingga kompetisinya begitu tinggi. Kamu membutuhkan persiapan sejak jauh-jauh hari, termasuk nilai akademik, nilai di kampus, skill bahasa Inggris, juga pengalaman berorganisasi.

Beasiswa dari Universitas di Amerika

Pilihan beasiswa ini tersedia langsung dari Universitas. Beasiswa ini bisa kamu peroleh dengan cara daftar langsung ke universitas yang kamu mau tanpa menggunakan AMINEF sebagai perantara. Pihak kampus akan menawarkan berbagai opsi beasiswa seperti Teaching Assistantships/TA, atau Research Assistanships/RA.

Beasiswa kuliah di Amerika, baik TA atau RA, adalah beasiswa guna bekerja. Kamu yang menerima beasiswa tersebut dapat bekerja di kampus selama 12 sampai 20 jam dalam seminggu. Waktu bekerja tersebut tidak fix, tergantung permintaan profesor.

Menerima beasiswa tersebut berarti kamu juga akan memperoleh uang saku per bulan serta biaya kuliah yang langsung lunas. Jika berbeda kebijakan, universitas akan memberikan informasi tentang apa saja jenis-jenis biaya yang dapat kamu tutup dengan menggunakan beasiswa tersebut.

Teaching Assistantships adalah program beasiswa bagi mahasiswa dengan tugas untuk membantu dosen dalam mengerjakan tugas kuliah. Misalnya, kamu juga harus menyiapkan ruang ujian, ruang kuliah, membantu mengoreksi tugas atau ujian mahasiswa program S1, atau lainnya. Sedangkan untuk libur tugas, biasanya mulai April hingga Agustus. Saat bulan-bulan tersebut, kamu bisa bekerja di luar kampus untuk memperoleh uang tambahan.

Sementara itu, mahasiswa yang memperoleh beasiswa Research Assistantships, maka  dapat mengikuti proyek riset yang sedang dilakukan oleh profesor. Tugasnya adalah membantu profesor agar dapat menyelesaikan proyek riset tersebut. Jenis pekerjaan tersebut sangat fleksibel, berbeda dengan program beasiswa TA. Jadi, kamu bisa kerja di lab, menganalisa data, pergi ke lapangan, membuat laporan, serta lainnya yang berhubungan dengan penelitian.

Program RA ini sangat asyik, karena walaupun libur, kamu juga akan mendapatkan gaji serta uang saku. Riset juga ada sepanjang tahun. Walau libur, kamu tidak perlu bekerja untuk memperoleh uang tambahan.

Keuntungan lainnya dengan program beasiswa RA di Amerika adalah pengalaman membantu riset profesor. Kamu dapat menggunakan pengalaman tersebut untuk CV sebagai pengalaman kerja. Sehingga, dapat meningkatkan nilai kualitas individu.

Program Fellowships

Program ini adalah pilihan terakhir. Dengan program ini kamu tidak perlu harus bekerja dalam waktu sekian jam per minggu. Beasiswa tersebut mirip dengan beasiswa di Indonesia. Asal daftar, tanpa melakukan apapun dan sudah ada tanggal, dana tersebut bisa langsung cair.

Itulah daftar jenis beasiswa kuliah di Amerika. Berbeda dengan jenis beasiswa Fulbright, beasiswa yang disediakan oleh universitas membuat pesaing sangat sedikit, tapi persaingan juga semakin ketat karena kamu harus bersaing dengan mahasiswa asing lainnya. Dibutuhkan kesungguhan yang maksimal agar mendapatkan beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *