Pendaftaran SNMPTN tahun 2021 telah dibuka pada tahap pendaftaran. Menurut laman resmi LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), terdapat tujuh tahap pendaftaran yang wajib kamu lakukan jika kamu sudah mendapatkan pernyataan eligible atau lulus kualifikasi.

Bagaimana Cara Daftar SNMPTN ?

1. Login

Tahap pertama adalah dengan login ke portal SNMPTN, menggunakan akun LTMPT yang sudah kamu daftarkan. Jadi, kamu harus masuk dalam siswa yang sesuai persyaratan, memiliki akun pernanen, dengan nilai lengkap pada PDSS (Pengisian Data Sekolah & Siswa)

2. Data Orangtua

Berikutnya untuk cara daftar SNMPTN yaitu dengan data tercantum pada biodata siswa sudah terisi otomatis sesuai data yang sudah kamu masukkan sebelumnya. Ingat, data tersebut tidak bisa kamu ubah.

Jadi, pastikan isi kolom data orangtua saja untuk memenuhi kelengkapan data. Ada berbagai pertanyaan yang wajib kamu jawab. Jika selesai, simpan data sampai ada tulisan “Berhasil menyimpan kelengkapan data”.

3. Pilih Prodi

Lanjutkan proses pendaftran SNMPTN kamu dengan pilih prodi pada Politeknik Negeri atau PTN tersedia. Caranya, pilih dulu apakah kamu akan kuliah di PTN atau Politeknik Negeri. Jika sudah, pilihan prodi baru tampak muncul. Kamu hanya diperbolehkan memilih dua prodi saja.

Ketika memilih satu prodi, maka politeknik negeri atau PTN yang kamu pilih bisa pada provinsi manapun. Sebaiknya, pilih yang tidak lintas minat. Jika memilih dua prodi, salah satu prodinya wajib dari PTN atau Politeknik Negeri sesuai provinsi. Jika sudah merasa mantap, simpan pilihan tersebut.

4. Isi Portofolio

Portofolio tidak selalu menjadi syarat wajib bagi semua prodi. Hanya beberapa saja yang butuh sebagai persyaratan, misalnya prodi kesenian. Jika tidak ada persyaratan tersebut, biasanya laman ini tampak kosong.

Jika prodi yang kamu pilih butuh portofolio, kamu harus unggah file portofolio pribadi terlebih dahulu, lalu simpan.

5. Unggah Prestasi

Cara mendaftar SNMPTN pada tahap ini bukan hal wajib, tetapi kamu diperbolehkan unggah hingga 3 prestasi jika memang punya, sesuai ketentuan yang tertera.

Bukti prestasi tersebut harus dalam format pdf., atau jpg. dengan ukuran maksimal 2MB.

Jika sudah berhasil, simpan dan tunggu pemberitahuan “Berhasil mengunggah file”.

Karena ini bukan hal wajib, jika kamu tidak punya prestasi yang sesuai, tidak masalah jika kamu melewati tahap ini.

6. Koreksi Ulang

Koreksi ulang membantu supaya kamu punya waktu memastikan seluruh data sudah sesuai. Hal ini sangat penting, jadi jangan abaikan tahap ini. Jika ada kekeliruan, maka kamu tidak bisa lagi mengubah data yang sudah tersimpan.

Jika kamu sudah yakin, lihat pada pernyataan “Saya setuju untuk finalisasi”, dan beri tanda centang. Dengan ini, kamu sudah setuju, dan tekan tombol “Finalisasi.”

Tampilan layar pun berubah, dengan tanggal dan juga waktu kamu melakukan finalisasi.

7. Kartu Registrasi

Tahap pendaftaran SNMPTN terakhir yaitu unduh kartu registrasi.  Kartu tersebut dapat kamu unduh pada halaman sama seperti halaman finalisasi. Pengunduhan hanya boleh dilakukan oleh peserta yang sudah masuk pada tahap finalisasi.

Kebutuhan Berkas Pendaftaran SNMPTN

Selesai! Kamu sudah mengikuti seluruh tahap pendaftaran SNMPTN. Dari seluruh tahap pendaftaran tersebut, masing-masing peserta bisa melihat apa saja dokumen atau berkas yang harus kamu persiapkan, sebagaimana berikut:

  • Koneksi internet yang baik, juga gadget memadai. Sistem pendaftaran SNMPTN menggunakan cara online.
  • Akun pendaftaran. Kamu wajib bikin akun, dengan kata sandi serta email aktif.
  • Kamu wajib mengerti besaran penghasilan kedua orangtua yang harus kamu input.
  • Seluruh dokumen yang harus kamu unggah wajib dalam bentuk soft file dan ikuti ketentuan, termasuk untuk dokumen prestasi dan portofolio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *