Tips menjadi mahasiswa berprestasi adalah hal penting, karena merupakan hak seluruh mahasiswa. Prestasi tidak hanya membuat kamu merasa bangga, tapi kamu mampu membangun citra positif, baik untuk lembaga atau personal.

Seperti apa menjadi mahasiswa berprestasi? Selain harus punya aspek akademik yang tinggi, kamu juga harus aktif berorganisasi, serta memiliki kontribusi positif untuk kampus dan masyarakat. Berikut adalah tips menjadi mahasiswa berprestasi.

1. Belajar

Modal utama untuk dapat menyandang gelar mahasiswa berprestasi adalah dengan perolehan nilai baik di atas rata-rata. Kamu harus tahu bagaimana belajar cerdas, bukan sekedar belajar keras.

Apa maksudnya belajar cerdas? Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan, bahkan hal-hal sederhana. Misalnya, kamu bisa duduk pada bangku terdepan.

Sehingga, ini akan membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Dosen juga akan lebih mudah mengenal, karena kamu tampak bersemangat belajar.

Banyak mahasiswa yang meremehkan perkuliahan, sehingga datang tanpa mempersiapkan materi apapun. Hasilnya adalah merasa ngantuk dan malas di kelas.

2. Pelajari Materi Kuliah

Saat duduk di bangku kuliah, dosen menyampaikan perkuliahan bahkan 5 kali lebih cepat jika kamu bandingkan saat duduk di bangku sekolah.

Salah satu cara terbaik adalah dengan bersikap proaktif. Cobalah untuk mempelajari materi kuliah terlebih dahulu. Dosen selalu menyampaikan rencana kegiatan perkuliahan pada awal semester.

Dengan begitu, kamu dapat memanfaatkannya untuk mempelajari secara general tiap materi yang ada.

Setelah kelas selesai, kamu dapat melakukan review. Jadi, jangan sampai kamu hanya sekedar menghafal apa materi kuliah, namun benar-benar memahaminya sebagai tips menjadi mahasiswa berprestasi.

3. Asah Kemampuan Lain

Tidak hanya nilai akademik, sebagai mahasiswa berprestasi, kamu harus mampu mengasah kemampuan di luar materi kampus. Misalnya, kamu bisa ikut kursus Bahasa Inggris hingga lancar menggunakannya. Atau, kamu bisa ikut lomba, ikut pelatihan kewirausahaan, dan lainnya.

Memang kemampuan tersebut bukan hal yang akan diuji oleh dosen, namun yang paling penting adalah pengalaman belajar menjadi lebih kaya.

Bahkan setelah lulus, kamu bisa menggunakan kemampuan tambahan tersebut agar menjadi pribadi yang lebih kompetitif.

4. Aktif Organisasi dan Punya Passion

Tips menjadi mahasiswa berprestasi yang tidak boleh kamu lewatkan adalah passion, atau minat dalam berorganisasi. Sebagai mahasiswa berprestasi (mapres), kamu bukan tipikal mahasiswa yang berangkat kuliah lalu pulang, begitu saja.

Kamu harus menjadi pribadi aktif dalam organisasi, belajar mengatur waktu supaya tetap bisa belajar dan mengurus organisasi, belajar berinteraksi, belajar memecahkan masalah, dan lainnya.

Dari pengalaman tersebutlah, maka kamu dapat membangun skill kerjasama dengan banyak orang untuk mencapai tujuan.

5. Membangun Koneksi

Kuliah adalah waktu tepat untuk mulai membangun koneksi, karena kamu berhubungan dengan tipe manusia yang bervariasi.

Tidak hanya beda program jurusan, tapi juga beda agama, ras, suku, dan golongan. Di lembaga pendidikan perguruan tinggi tersebut, kamu harus mampu menjaga hubungan dengan orang lain.

Membangun koneksi memang terkesan tidak ada gunanya saat sedang kuliah. Tapi, manfaat tersebut dapat kamu rasakan ketika sudah lulus. Koneksi yang kamu bangun tentu memiliki kontribusi besar.

Dekat dengan dosen dan senior membuat kamu jadi lebih mudah mencari pekerjaan atau pengalaman.

Kamu juga bisa membangun koneksi dengan universitas lain melalui seminar, lomba, konferensi, atau lainnya. Semakin banyak koneksi yang kamu bangun, semakin besar pula pengalaman yang akan kamu temukan.

Demikian tips menjadi mahasiswa berprestasi. Tata niat kuat dan miliki komitmen yang tinggi. Ingat, doa orang tua juga sangat membantu mewujudkan keinginanmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *