Kemajuan teknologi di dunia semakin berjalan pesat, dimana dapat memberikan manfaat dan kesempatan yang besar bagi perusahaan dalam big data. Big data merupakan sekumpulan informasi dengan format yang berbeda dan bekembang seiring waktu. Solusi penggunaan big data ini bisa meningkatkan pengalaman konsumen, mengidentifikasi dan memberikan solusi terhadap masalah perusahaan, serta masih banyak lagi lainnya.
Pengelolaan big data menjadi bagian penting, dengan melakukan pengelolaan yang tepat, tentu manfaat big data ini benar-benar bisa dirasakan. Namun, sebenarnya pengelolaan big data ini juga tidak mudah, mengingat tenaga ahli big data di Indonesia juga tidak terlalu banyak. Lantas bagaimana cara mengelola big data dengan tepat?
Strategi Pengelolaan Big Data
Perusahaan yang memanfaatkan sistem big data harus mampu menangani data dengan baik, mulai dari sumber, proses, dan pembagian informasi pada pihak terkait. Informasi tersebut akan dibagikan kepada pihak-pihak terkait, sehingga setiap tim memperoleh data yang tepat untuk setiap divisi.
Sebelum mulai menggunakan tipe data analitik software, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini.
Periksa Ulang Data Management Process
Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memeriksa ulang proses manajemen data dari perusahaan. Coba periksa mulai dari software CRM, tool yang digunakan pada marketing, jika perusahaan menggunakan social media.
Kemudian beberapa software yang diintegrasikan pada perusahaan yang mungkin sudah ada sebelum kamu bekerja pada perusahaan tersebut. Artinya tools perlu dievaluasi semuanya apakah masih bermanfaat atau perlu di-update.
Mengadakan Training untuk Tim
Jika kamu masih belum memiliki anggota yang paham bagaimana cara mengelola dan membuat laporan dari setiap data, cobalah untuk memberikan pelatihan terhadap tim tersebut sesuai dengan tools yang digunakan perusahaan. Pelatihan tersebut dilakukan dengan workshop maupun training khusus, sehingga setiap anggota tim memahami bagaimana cara memilih dan mengolah informasi dari data.
Mengintegrasikan Data
Selanjutnya sebagai salah satu cara memaksimalkan fungsi dari data analytics software ini dengan mengintegrasikan secara internal maupun secara konstan sesuai dengan solusi bisnis yang ditawarkan. Software saat ini tidak akan efektif jika fungsinya tidak dapat diintegrasikan dengan tools yang digunakan oleh perusahaan.
Tantangan Pengelolaan Big Data
Ada berbagai macam tantangan dalam pengelolaan big data, seperti berikut.
Kesulitan Menemukan Data yang Dibutuhkan
Tantangan pertama adalah kesulitan ketika data tersebut dibutuhkan, namun tidak ditemukan. Dengan adanya data, kamu bisa mengetahui berbagai macam data. Bahkan kamu juga bisa mengetahui perilaku konsumen, pengunjung web, konservasi, dan lain sebagainya. Semua data tersebut sangat penting, tetapi menjadi kurang efektif apabila kamu hanya mengamati data yang terlalu besar tanpa tahu mana yang relevan bagi perusahaan.
Kamu juga harus memahami mana dulu yang harus diamati dan dianalisa oleh big data analytics software. Permasalahan tentang big data analytics ini muncul ketika data berjumlah banyak, namun dihadirkan secara tidak terstruktur dan tidak difilter.
Mengambil Data yang Tidak Valid
Tantangan selanjutnya adalah mengambil data yang tidak valid. Secara sederhana, big data analytics ini bisa diartikan sebagai proses menganalisa sekumpulan data dengan berbagai macam matriks yang sudah ditentukan. Karena informasi yang disajikan dengan jumlah yang cukup besar kemungkinan sudah bertahun-tahun lamanya, sehingga bisa salah memilih informasi yang digunakan dan menjadi tidak valid.
Hal ini mungkin sering terjadi ketika kamu memerlukan benda tersebut dari berbagai macam sumber sekaligus dan life cycle big data ini menjadi bercampur satu sama lain. Belum lagi format yang berbeda-beda, tentu membuat pengumpulan data menjadi kurang maksimal.
Big Data Tersimpan di Database Berbeda
Tantangan selanjutnya, big data ini menjadi sulit untuk diatur jika tersimpan di database berbeda. Solusi dari tantangan big data ini adalah penggunaan penyimpanan yang besar, namun kemungkinan data-data tersebut tersimpan di tempat berbeda. Apabila tim perusahaan mengakses dari database yang berbeda, besar resiko adanya misinterpretasi karena melihat porsi data yang berbeda.
Tanpa akses penuh ke suatu tempat, tentu akan sulit untuk membuat laporan analisa yang akurat dengan big data analytic software yang sudah ada.
Keamanan Big Data Kurang Diperhatikan
Keamanan big data kurang diperhatikan juga termasuk salah satu tantangan. Dengan banyaknya data yang tersimpan, besar kemungkinan untuk disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan melakukan peretasan dan pencurian. Ketika jumlah data semakin berkembang, tentu perusahaan akan menggunakan tools baru dan software lain yang diintegrasikan di database.
Hal tersebut justru meningkatkan resiko peretasan yang tinggi, bahkan resiko lainnya yang berhubungan dengan keamanan data, seperti sumber yang tidak aman sehingga tidak bisa terproteksi.
Penutup
Pengelolaan big data menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dengan baik. Akan sangat disayangkan apabila sebuah perusahaan sudah memanfaatkan big data, namun tidak bisa melakukan pengelolaan dengan baik. Manfaat dari big data tersebut tidak bisa dirasakan secara maksimal oleh perusahaan.