Perjalanan Sejarah Ilmu Linguistik dan Perkembangannya

Bacaan Umum
Universitas123 | 21 February 2022
Perjalanan Sejarah Ilmu Linguistik dan Perkembangannya

Jika belajar tentang sejarah ilmu linguistik, maka tidak lepas dari tiga periode perkembanganya. Kamu bisa menyebutnya sebagai periode awal, periode perkembangan, dan terakhir adalah periode pembaharuan.

Agar kamu bisa lebih paham mempelajari seperti apa sejarah ilmu linguistik, maka berikut adalah pembahasan lengkapnya:

Periode Awal

Faktor logika merupakan tumpuan pada analisis linguistik yang terjadi pada periode awal. Terdapat beberapa masa perkembangan linguistik dalam periode awal, sebagaimana berikut:

1. Masa India

Pada abad ke-19, masyarakat India masih belajar bahasa secara lisan, sebagai bentuk perkembangan setelah adanya penggunaan bahasa tulis abjad Brahmi pada abad ke-5. Saat itu, tujuan belajar bahasa tidak untuk memahami hakikat bahasa, tetapi lebih untuk mempelajari agama dan hikmah kitab Veda.

2. Masa Yunani

Plato adalah salah satu dari para filosof yang menggunakan lambang dan menghubungkannya dengan percakapan antara Kratylos dan Cratylus. Sedangkan Socrates menyebutkan jika lambang memang harus cocok dengan acuan. Aristoteles menyebutkan hubungan lambang dan acuan sifatnya harus konvensional. Para filosof juga membuat kelas kata.

3. Masa Romawi

Di masa yunani, sudah ada pembagian kelas kata yang kemudian berkembang pada masa Romawi, termasuk karangan Thrax dan Dionysius yang menyebutkan kata baru, yaitu kata bilangan.

Ada juga tokoh romawi yang disebut dengan Varro menulis buku De Lingua Latina, menjelaskan etimologi, morfologi, dan sintaksis. Pada masa ini, sudah ada kajian bahasa secara gramatikal dan logika.

4. Masa Pertengahan

Pendidikan Latin membawa pengaruh sangat besar, karena terdapat dua hal yang muncul terkait perkembangan lingustik yaitu kamu Modistae dan juga tatbahasa spekulatif.

Modistae sangat memprioritaskan semantik, percaya bahwa setiap benda punya perbedaan ciri dan disebut dengan mode essendi. Kaum spekulatif menyebutkan kata adalah sistem dengan acuan, sehingga semua bahasa pasti punya kata dalam konsep sama.

5. Masa Renaissance

Inilah masa kehidupan, belajar banyak hal tentang bahasa-bahasa kuno, termasuk Romawi dan Yunani. Terjadi pada abad ke-16 dan abad ke-17, manusia ingin menjadi homo trilinguis untuk menguasai bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani, juga ada berbagai bahasa dari luar Eropa sebagai perbandingan.

Periode Perkembangan

Dimulai abad ke-18, bahasa bukan lagi alat, tetapi juga objek. Tidak berorientasi pada logika dan filsafat, tapi pada apa adanya.  Muncul juga beberapa tokoh pada abad ke-19, seperti E.B. Condillac yang menyebutkan asal mula bahasa terletak pada berbagai bunyi alamiah, karena tekanan emosi kuat dan bunyi tersebut bermakna karena adanya pengulangan. Ada juga A. Schleicher yang menyebutkan pertumbuhan bahasa sifatnya historis. Terdapat dua hal yang dilakukan oleh A. Schleicher dalam kemajuan linguistik yaitu rekonstruksi bentukan bahasa Indo-Jerman dengan melakukan perbandingan bahasa dan menentukan sejarah awal munculnya bahasa Indo-Jerman.

Dalam sejarah linguistik, pendapat Schleicher kemudian ditentang oleh Schmidt, menyebutkan perkembangan bahasa dapat dipengaruhi garis maupun batas-batas, atau dikenal dengan sebutan isoglosse, yang terus meluas sehingga diibaratkan gelombang atau wave theory. Schmidt berpendapat bahasa Indo-Jerman merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan seperti halnya rantai besi.

Periode Pembaharuan

Pada masa pembaharuan tersebut, para pakar lebih menekankan perhatian pada persoalan bahasa, tidak lagi sibuk dengan filsafat atau perbandingan bahasa. Bahkan,  ada beberapa tokoh penting dalam periode pembaharuan tersebut.

Contoh, Ferdinand de Saussure tahun 1857-1913, menulis buku tentang Cours de Linguistique Generale yang membuatnya mendapatkan julukan sebagai Bapak Linguistik Modern karena berhasil menyatakan tentang diakronis dan sinkronis dalam linguistik, logat, tuturan, ucapan, dan sifat bahasa yang berisi sistem nilai.

Selain itu juga masih ada nama-nama penting lainnya seperti L. Bloomfield, Kenneth L.Pike, Noam Chomsky, dan Charles Fillmore.

Banner Konsultation
+62

Raih Beasiswa, Wujudkan Cita-cita!

Dapatkan Kesempatan Meraih Beasiswa Dari Berbagai Negara Dan Kampus Ternama!

Raih Beasiswa, Wujudkan
Cita-cita!

Dapatkan Kesempatan Meraih Beasiswa Dari
Berbagai Negara Dan Kampus Ternama!

Profil

Universitas123
Logo
Please Wait