Please Wait
Logo
Universitas

Universitas Bung Karno

Universitas123 - Akademik

Profil

Tentang Universitas Bung Karno


Dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa agar terwujud kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdasarkan Pancasila, Universitas Bung Karno berperan aktif melalui bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Nuansa kebangsaan UBK, dimana dosen, staf, karyawan dan mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, menjadi cermin kerukunan serta persatuan elemen-elemen kebangsaan maupun spirit Indonesia.

Salah satu fungsi dari berdirinya UBK adalah untuk melaksanakan Nation And Character Building dengan mengajarkan Ajaran Bung Karno sebagai mata kuliah khusus. Ini menjadikan setiap lulusannya telah dibekali dengan ilmu bangsa, berjiwa patriotik dan memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi. Mengabdikan ilmu pengetahuan untuk kemanusiaan adalah wujud dari komitmen yang tinggi pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana UBK telah medorong ribuan lulusannya sebagai kader bangsa untuk mampu menciptakan lapangan kerja ataupun mampu bekerja di berbagai sektor, baik swasta atau lembaga negara. Karena UBK bergerak ke masa depan dengan misi menjadi perguruan tinggi berkualitas yang mampu terus mencetak kader bangsa untuk mengabdi dan berbakti kepada tanah air dan dunia internasional.

Saat ini UBK terdiri dari 5 Fakultas dan 12 Program Studi. Kelima fakultas tersebut adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan 2 Program Studi yaitu Ilmu Komunikasi dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, dengan Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan Program Studi Akuntansi dan Manajemen, FakultasTeknik, dengan Program Studi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur, Fakultas Ilmu Komputer, dengan Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Komputer, dan Program Studi Hukum Program Magister, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 3020 mahasiswa.

UBK dengan Motto Ilmu Amaliah - Amal Ilmiah, sesuai amanat dari Penggali Pancasila, Bung Karno “Abdikanlah Ilmu untuk Kemanusiaan” telah mengabdi kepada bangsa dan negara serta kemanusiaan, dalam usianya yang ke 23 tahun pada 11 Juni 2022 ini, ditengah dinamika dan akselerasi perkembangan jaman yang begitu cepat dalam era globalisasi ini tetap konsisten mewujudkan dengan Visinya yaitu “Menjadi universitas berkualitas yang berperan aktif dalam pembangunan bangsa yang berdasarakan Pancasila” dan menjalankan Misinya “Menciptakan atmosfir akademik dengan melalui penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Memberdayakan Universitas Bung Karno sebagai pergururan tinggi yang berdasarkan pengembangan Iptek dan Humaniora. Menjalin kerjasama yang produktif, berkelanjutan dengan lembaga pemerintah dan swasta. Melakukan pengkajian dan penerapan Ajaran Bung Karno. Pada tahun 2019 UBK telah mewisuda 12.982 Sarjana dan Magister Hukum. Para alumni tersebut telah tersebar mengabdi dan bekerja di dalam negeri dan luar negeri, baik di lembaga pemerintahan, lembaga negara, swasta dan menjadi entrepreneur.

 


Sejarah Universitas Bung Karno


Yayasan Pendidikan Soekarno berdiri pada tanggal 27 September 1981 di inisiasi dan diprakasai oleh Ibu Hj. DR (HC) Rachmawati Soekarnoputri, SH, MH., merupakan organisasi yang meneruskan cita-cita, pemikiran dan pengabdiannya, melalui bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam kerangka "Nation and Character Building" yang dicetuskan dan digelorakan oleh Bapak Bangsa, Bung Karno. Sebagai salah satu wujud pengabdian di bidang pendidikan, pada tahun 1983 Yayasan Pendidikan Soekarno mendirikan Perguruan Tinggi yang diberi nama INSTITUT ILMU PENGETAHUAN DAN KEBUDAYAAN BUNG KARNO.

Untuk menyesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, Institut Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Bung Karno di ubah berdasarkan Keputusan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Soekarno, lbu Hj. DR (HC) Rachmawati Soekarnoputri, SH., MH., Nomor : 279/YPS/VIII/1983 menjadi UNIVERSITAS BUNG KARNO.

Semula, Kampus Universitas Bung Karno terletak di Gedung Perguruan Rakyat, di Jalan Jendral Soedirman, Semanggi, Jakarta, kemudian di pindahkan ke Gedung Wisma Ciliwung, Bukit Duri Tanjakan, Jakarta Selatan.

Didirikannya Universitas Bung Karno oleh Yayasan Pendidikan Soekarno mendapat sambutan dari masyarakat yang luar biasa. Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah calon dosen dan calon mahasiswa yang mendaftar. Pada Tahun Akademik 1983/1984, jumlah calon mahasiswa peserta test ujian masuk di UBK sebanyak 4.200 orang dari 5.000 orang yang mengajukan formulir permohonan, sedangkan jumlah pelamar dosen sebanyak 221 orang.

Walaupun Pemerintah pada masa itu tidak memberikan ijin berdirinya Universitas Bung Karno, pihak Yayasan Pendidikan Soekarno tetap berupaya sekuat tenaga untuk mendirikan Universitas Bung Karno, dengan membentuk kembali Panitia Persiapan Universitas Bung Karno pada tahun 1996 yang di perbaharui pada tahun 1998. Atas berkat Rachmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan usaha Pengurus Yayasan Pendidikan Soekarno dibawah pimpinan Ibu Hj. Rachmawati, maka :

Keunggulan


Ajaran Bung Karno

Bung Karno bercita-cita tidak hanya memerdekakan bangsa Indonesia, tetapi juga mendidik rakyat untuk berfikir maju dan bermental progresif serta revolusioner. Adanya mata kuliah Ajaran Bung Karno agar generasi bangsa, khususnya mahasiswa UBK dapat mengetahui, mempelajari dan memahami ajaran-ajaran dan cita-cita murni dari Bung Karno. Yang mana dalam ajaran tersebut terkandung ajaran akan sejarah, filsafat dan pemikiran-pemikiran Bung Karno yang berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan dan kenegaraan.

Pengajaran

Ciri khas dari Universitas Bung Karno (UBK) yang tertuang dalam bentuk Mata Kuliah Ajaran Bung Karno (ABK), adalah bentuk karakter dimana menjadikan UBK sebuah perguruan tinggi yang berbeda. Mata kuliah ABK merupakan mata kuliah wajib yang diajarkan baik pada Program Sarjana maupun Program Magister. Pentingnya mata kuliah ABK diajarkan karena:

  • Mengandung nilai-nilai filsafat sesuai dengan ontologi, epistemologi dan aksiologi yang ada dan berkembang di Indonesia.
  • Ajaran Bung Karno diajarkan secara ilmiah, sistematis, komprehensif dan integral hanya di Universitas Bung Karno.
  • Memberi makna dan bermanfaat dalam bidang kemanusiaan, kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan.
Karena itulah tentunya ABK akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam penelitian dan pengembangkan untuk memecahkan serta menanggulangi berbagai masalah kontemporer masa kini dan masa depan.

 

Tim Dosen Ajaran Bung Karno

Tim Dosen dipilih melalui seleksi berdasarkan kompetensi mengajar dan penilaian obyektif terhadap aspek kepribadian yang berkaitan dengan aspek Afektif, Kognitif dan Psikomotorik. Dosen pengajar dan materi ajaran ABK berada dalam pelaksanaan dan pengawasan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Ajaran Bung Karno (LPP-ABK), yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Soekarno No. 36/YPS-SK/VIII/2018.

 

Universitas123 - Berita

Lokasi

Universitas123 - Akademik

Akademik

Universitas123 - Beasiswa

Beasiswa

4 Beasiswa ditampilkan

User Profile

Universitas123