Please Wait
Logo

Buku Rekayasa Perangkat Lunak Pressman

Bacaan Umum
Universitas123 | 29 april 2022

Sebagai referensi perkuliahan jurusan teknik komputer dan sejenisnya maka diperlukan buku rekayasa perangkat lunak pressman. Isi yang ada di dalam buku tersebut terkait dengan perangkat lunak, system computer, serta beberapa kerangka rekayasa software. Buku yang dikarang oleh Roger S Pressman membawakan ilmu mengenai software yang digubah menjadi teknologi lebih mumpuni.

Rekayasa seperti ini merupakan aktivitas yang mengubah perangkat lunak menjadi lebih efektif penggunaannya serta lebih baik dari sebelumnya. Perubahan perangkat lunak dalam praktiknya lebih mendalam sebab dalam hal ini Pressman memiliki prinsip bahwa perangkat lunak adalah hasil rekayasa atau hasil pembaruan oleh beberapa peneliti.

Isi Buku Pressman

Rekayasa perangkat lunak atau RPL menurut Pressman adalah pembuatan serta penggunaan prinsip – prinsip keahlian teknik untuk mendapatkan software atau perangkat lunak yang lebih canggih, ekonomis serta efisien dalam pemakaiannya. Penggunaan software pada mesin juga penting untuk bisa diperbarui, jika perangkat lunak pada mesin tersebut bisa diperbarui maka mesin tersebut lama – kelamaan akan menjadi mesin dengan fungsi terbaru.

Membicarakan tentang prinsip – prinsip keilmuan Pressman, dimana perangkat lunak memiliki pondasi, yaitu fokus pada kualitas bahwa suatu perangkat lunak harus memiliki ukuran kelayakan sebagai perangkat lunak. Memiliki kualitas yang wajib ditingkatkan dalam kurun beberapa waktu.

Proses dalam melakukan rekayasa atau pembaruan perangkat lunak wajib memiliki kerangka perangkat lunak. Dimana dasar dari rekayasa itu sendiri adalah bagian dari prose situ sendiri. rekayasa perangkat lunak pressman banyak diadopsi beberapa peneliti setelahnya, dan banyak menciptakan berbagai mesin.

Metode dalam pembaruan perangkat lunak menyediakan teknis “bagaimana” membangun perangkat lunak. Metode mencakup tugas analisis kebutuhan, perancangan, program konstruksi, pengujian dan pemeliharaan perangkat lunak. Jadi dalam metode rekayasa software ada beberapa yang include di dalam rekayasa tersebut.

Alat bantu atau tools, berfungsi untuk menyediakan dukungan dalam proses dan metode. Ketika alat – alat telah disetting dan diintegrasikan maka alat tersebut dapat digunakan oleh alat lainnya. Hal tersebut merupakan kelebihan dari tools yang telah diintegrasikan. Dalam rekayasa software, perangkat ini sangat dibutuhkan.

Model Proses Waterfall

Model proses waterfall oleh Pressman ini banyak dikenal dengan classic life cycle, merupakan proses menggunakan pendekatan yang berurutan, dan pengembangan perangkat lunak. Spesifikasi kebutuhan dalam model ini adalah diawali dengan requirement, planning, modeling, construction, dan penyebaran.

Model ini juga banyak digunakan dalam proses mengembangkan perangkat lunak, dengan mengembangkan banyak hal. Dengan adanya model waterfall ini juga bisa digunakan sebagai model untuk suatu mesin terbaru yang lebih efisien digunakan.

Penutup

Setelah mengetahui rekayasa perangkat lunak pressman juga bisa digunakan untuk mesin terbaru, tentu kamu bisa memahami tentang metode kerja RPL. Memahami hal tersebut akan semakin mudah untuk menerapkan dalam lingkup kerja.

User Profile

Universitas123